Tentunya sudah banyak orang khususnya para pecinta sepak bola yang mengetahui tentang kepopuleran tim Chelsea. Ternyata dibalik kepopuleran tim tersebut ada seorang pelatih yang memberikan kontribusi di masa Abramovich dan beruntung untuk tim. Manajer Chelsea berhasil mengubah tim Inggris ini menjadi raksasa dengan pemain handal. Bahkan, ada seorang pria yang membelinya dari The Blues pada Juli 2003 silam.

Seorang pria kaya dari Rusia membeli tim Chelsea dan menerima harga 140 juta pound yaitu 2,6 miliar rupee untuk mengangkat nama tim Chelsea dan membuatnya dikenal dunia.Sejak awal kerajaan Abramovich, tim Chelsea telah memenangkan 18 trofi. Bahkan, tim sepak bola London pernah menjuarai Liga Champions. Hal ini bisa dimaklumi karena di masa Abramovich banyak pemain yang ‘dibeli’ dan Chelsea menjadi gudangnya pemain berbakat dan unik.

Kunci kesuksesan terbesar The Blues adalah sederet pelatih berpengalaman yang para pelatihnya datang ke Stamford Bridge untuk mengajarkan berbagai taktik dan rahasia mereka yang memungkinkan mereka memenangkan berbagai kompetisi untuk semua pemainnya. Sayangnya, tidak semua pelatih mampu meraih kesuksesan atau menjaga hasil tim Chelsea tetap konstan, sehingga tim tersebut masih mengalami berbagai trik akibat terlalu seringnya pergantian pelatih.Jadi pelatih apa yang ada di zaman Abramovich? Yuk simak terus artikel ini sampai selesai!

Manajer Chelsea Era Abramowicz

Menurut sumber Kompas.com, di era Chelsea Abramovich memiliki banyak pelatih yang melayani dan memberikan wawasan tentang berbagai teknik sepakbola yang berbeda. Faktanya, Chelsea memiliki periode kepemimpinan manajerial dan 12 manajer yang terus berganti.Sekarang ada manajer yang memberikan hasil dan kesuksesan kepada Chelsea, tetapi ada juga manajer yang tidak memberikan nilai untuk kemenangan atau keuntungan. Berikut adalah pelatih Chelsea yang populer dan menjabat pada era Abramovich:

1. Claudio Ranieri

Pelatih Chelsea pertama pada era Abramovich adalah Claudio Ranieri. Dari September 2003 hingga Mei 2004 dia melatih tim sepak bola London. Tugas singkat Raniere datang saat Claudio Raniere meninggalkan Chelsea di urutan kedua Liga Premier pada akhir musim dan hanya memenangkan semifinal Liga Champions.

Pasca eksekusi pemecatan Claudio Ranieri, Raniere ternyata telah melewati berbagai klub sepak bola Eropa. Namun, ia meraih kesuksesan dan mempopulerkan namanya dengan mengelola Leicester City hingga klub tersebut menjuarai Liga Inggris pada 2015.

2. Jose Mourinho

Jose Mourinho adalah manajer Chelsea pertama yang memegang jabatan tersebut selama dua periode. Pada hari-hari awal dia menjadi pelatih kepala dari Juni 2004 hingga September 2007.Dan selama periode awal itu, José Mourinho meraih sukses besar untuk Chelsea, memenangkan gelar Premier League pada 2004/05.

Pemecatan babak pertama terjadi setelah Jose Mourinho terlibat perselisihan dengan petinggi klub. Pada 2013, Mourinho kembali ke London barat dan membawa kesuksesan ke blues. Padahal, hasil masa jabatannya belakangan ini membuat Chelsea berpeluang menjuarai Liga Inggris, Piala Liga, dan Liga Inggris. Namun, ketidaksepakatan baru dengan pejabat Stamford Bridge mendorongnya untuk pergi.

3. Avram Grant

Sebuah sumber melaporkan bahwa Kompas.com melaporkan bahwa Avram Grant menjadi manajer Liga Utama Israel pertama yang berhak mengambil alih posisi manajer Chelsea sejak Jose Mourinho dipecat pada September 2007 di masa jabatan pertamanya.

Bahwa ia mampu melanjutkan performanya dengan pesona dan keunikan Chelsea meski hanya finis kedua di Liga Inggris dan Liga Champions. Namun, di penghujung musim ia dipecat sebagai manajer Chelsea oleh Roman Abramovich karena penampilannya dinilai kurang memuaskan.

By Angela

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *